Chocolateva's fruit

try to be usefull person,simplify,share,and smiled ^^

The reason


Sehari dari entah berapa lama lagi aku bisa merasakan nikmatnya memanggil ibu.Sehari dari entah berapa lama lagi aku bisa membayangkan sosok bapak. Sekian menit dari entah berapa menit lagi aku merasakan rindunya denganmu. Sekian menit dari entah berapa lama lagi aku bisa terus menjadi anakmu yang selalu berusaha mendoakanmu. Hujan membuatku semakin ingin memelukmu, ibu bapak. Entah angin apa yang membuatku ingin sekali, tiba-tiba sangat ingin bertemu denganmu, memelukmu, memelukmu erat sembari tersenyum hingga bahkan membuat air mata ini mengalir begitu saja. Tiba-tiba saja, aku rindu dengan aroma khas ibu, aku rindu dengan senyumanmu bapak, seakan berpisah denganmu baru saja terjadi, padahal sudah sekian lama, hitungan beberapa tahun aku telah merantau disini. Entahlah, aku tak peduli jika ini terlalu childish, even I wanna become child again, but it’s impossible. Time won’t wait me. It’s too busy.
Ketika semua tiba-tiba berderet bagaikan scheduling yang mengantri. Tiba-tiba saja aku ingin mencarimu diurutan ke berapa, hingga aku tersadar ketika engkau menanyakan sudahkah makan, bagaimana kesehatanmu, bahkan tak engkau angkat lagi teleponmu untuk meneleponku karena takut mengganggu, dan hanya menunggu kabar dariku. Astagfirullah, apa yang aku lakukan, apa yang harus aku lakukan untuk pantas menerima perhatian yang sebegitu besar, hingga melekat padaku kata  sibuk. Aku semakin memutar kembali semuanya, aku yang tengah berusaha bersahabat dengan waktu, aku yang rindu dengan diriku yang dulu, aku yang ingin sekali mengepakkan sayapku, aku yang sedang tertatih memperioritaskan ini dan itu. Apa yang aku perioritaskan? apa yang sudah aku lakukan? Cukuplah aku bertanya pada diriku sendiri, dan sekali lagi membuatku kembali rindu kepadamu ibu, bapak.
Sepenggal artikel menyentuh pemikiranku. Everything happen for reason, isn’it? there isn’t coincidence. When we are gotten ourself in being busy person someday, and we cann’t see our mother father for a long time.. I cann’t imagine when they are too old to take care of themself. Mungkin sekarang aku belum bisa ditempatkan seperti posisi orang-orang yang sudah bekerja dan jauh dari orang tua, posisi yang benar-benar terlepas dari tanggung jawab beliau, posisi yang berkecimpung benar dengan pekerjaan yang digeluti, karena sekali lagi sekarang aku masih berstatus mahasiswa. Teringat dengan kata-kata beliau, semangatlah nak dan terus belajar, ibu bapak hanya bisa membekalimu dengan fasilitas belajar, yang kelak bisa menjadi cangkul untukmu menggarap lahan kehidupan, menyianginya dan menumbuhkan semangat-semangat baru. Dan sekarang, di hujan yang begitu syahdu ini, berhasil membuatku semakin ingin memelukmu… aku rindu dengan semangatku untuk belajar, penasaran, berlama-lama dengan lembaran-lembaran kertas ajaib itu..aku rindu…
I’m anxious about becoming person who cann’t take care of you, accompany you and love you. okey, it’s not late to me to get a start new. Belajar menghargai waktu, belajar mengambil hikmah, and  I continue to learn… Ketika ditanya dimana posisimu sekarang? Aku tak ingin membandingkan diriku dengan yang lainnya. It’s me who wanna keep to improve. I just wanna make busy with myself firstly..and prepare myself to be useful for another.. I hope always be useful….Hmmm… aku rindu… ibu bapak…
Ini hanya sebuah batu loncatan kataku, dulu ketika kecil melewati masa yang senantiasa ada ibu bapak, it’s your turn now.. mengeluh bukan satu-satunya pilihan, bukankah ingin menjadi orang yang bermanfaat? so, do focus. Lakukan apa yang ada dihadapanmu sekarang, perbaiki, bertemanlah dengan waktu… hargai dia, maka ia akan menghargaimu. Jika kita tersandung dengan perasaan tidak mampu, keep do focus, bukankah setiap orang akan diberi ujian, bukankah semua orang juga akan mendapatkan bagiannya.. senang sedih, lakukan semampumu, semampu yang terbaik yang mampu kita lakukan. Tapi… kenapa masih ada tapi? bukankah jika kita melangkah, itu juga suatu usaha untuk do the best, isn’t it? aku rindu… ibu bapak…
dan aku rindu dengan Sang Penciptaku… aku rindu padaMu… bismillah…. Hujan..kembali menenangkan hati… Ya Rabb, padaMu aku berserah diri, izinkan aku berusaha mendekatiMu kembali…
Jagalah ibu dan bapak, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil.
Ibu bapak, hampir 20 sekian tahun aku menjadi milikmu, dekat denganmu, dan aku selalu membutuhkanmu… aku ingin lebih dekat denganmu ketika engkau membutuhkanku bahkan ketika engkau tetap bersikukuh dengan kata baik-baik saja atau tidak kenapa-kenapa…
Ibu bapak, sudah tidak diragukan lagi, tiap doamu selalu dihadirkan namaku… aku ingin tetap selalu mendoakanmu dengan peluang kelalaianku…
Ibu bapak, aku memang bukan lagi putri kecilmu, tapi aku tetaplah putrimu, dan berusaha menempatkan diriku untuk memaknai kata dewasa, mandiri dan tetap menjadi putri kecilmu…
Ibu bapak, aku memang jauh saat ini, engkau pasti mengkhawatirkanku setiap saat, aku akan berusaha untuk mengobati rasa kekhawatiranmu dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat bagiku atau sekelilingku..
Ibu bapak, I proud to be your child… aku percaya, engkau pun senantiasa bersyukur telah memilikiku dengan apa adanya diriku…
Ibu bapak, aku senantiasa ingin menjadi manusia wajib… berusaha menjadi manusia wajib…
Ibu bapak, aku tetaplah anakmu, bahkan nanti ketika sang suami sudah menjemputku, menjadi imamku.. aku tetaplah anakmu…
Ibu bapak, doamu adalah ridho Allah… dengan begitu aku yakin, aku tidak sendiri, aku memilikimu ibu bapak, yang Allah berikan padaku, aku memiliki orang-orang yang menyayangiku, dan aku memiliki orang-orang yang bisa aku sayangi, doa dalam setiap sujudmu akan semakin menentramkan hatiku..

Kita adalah milik Allah.. ketika aku rindu padamu ibu bapak… aku ingin lebih merindukanMu ya Allah.. tuntunlah kami… maafkan kami..
dekatkanlah kami padaMu, mudahkan kami untuk mengikuti apa yang rasulullah ajarkan kepada kami, mengikuti sunnahnya.. untuk mendekat padaMu

The reason is you..

Advertisements

4 comments on “The reason

  1. rio
    December 26, 2011

    bismillah,.
    Subhanallah,.
    kerinduan itu juga tidak boleh melebihi krinduan kita kpd Allah SWT dan rosulullah SAW,.
    Cinta itu juga gk boleh mlebihi cinta kita kpd Allah SWT dan Rosulullah SAW,.. ^_^
    ya kn mbakk,.. ^_^

    • chocolateva
      December 30, 2011

      ^^ syukron udah berkunjung rio.. iya, berusaha demikian ^_^ wktu baca blog rio jg ada ttg kerinduan pada ibu juga.. keep hamasah =)

  2. rio
    December 26, 2011

    oya mbak lupa,..
    follow me ,..
    follow my blog riopratomo.blogspot.com
    OK.

    • chocolateva
      December 30, 2011

      shiip.. have already done rio =) oya, blog rio juga udah dimasukin ke my link =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 25, 2011 by in just wanna say and tagged , , , .
December 2011
T W T F S S M
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Blog Stats

  • 74,422 hits
%d bloggers like this: