Chocolateva's fruit

try to be usefull person,simplify,share,and smiled ^^

Setangkup haru dalam rindu


Salah satu gerbong kereta ekonomi jurusan Bandung – Jogja tengah menunggu kedatangan 11 orang yang menggebu-gebu dengan rencana petualangannya.Lebih tepatnya, sekawanan itu ingin membuktikan bahwa satu rencana tak terduga pun bisa direalisasikan.Saya termasuk salah satu dari 5 perempuan dan 6 laki-laki, dengan dominan daerah asal dari Jawa. Hampir 2 tahun yang lalu, selama 3 hari 2 malam, kami memutuskan untuk menjadi backpacker ke daerah Yogyakarta dan sekitarnya.Bagai terhanyut ketika mendengar lagu syahdu Yogyakarta – KLA Project,3 tahun bersama menimba ilmu di Bandung, membuat kami ingin melepas penat ke daerah Jogja.Penat? Rasa-rasanya terlalu berlebihan, namun, itu salah satu argumen teman saya yang memotori terwujudnya perjalanan ini.Perjalanan malam di kereta tak ubahnya senda gurau ketika kami di kelas, lepas dan tetap nyaman, walau sesekali makhluk yang ditakuti kaum laki-laki muncul dengan lagunya yang menggoda. Cobalah kawan, kereta ekonomi Indonesia masih bisa diperhitungkan sebagai transportasi pilihan untuk menguji kesabaran, sesekali disuguhi hiburan dengan temuan-temuan unik para pedagang didalamnya, bahkan bahasa lintas daerah mereka.

Tak terasa, sampailah di stasiun Purworejo sekitar pukul 5.30 WIB, semburat fajar yang masih nampak, oh Indonesia nan elok.Tujuan pertama adalah salah satu rumah sekawanan kami.Suguhan makan pagi pun dilahap tanpa sungkan.Makanan yang membuat lidah kangen, lupis dan aneka getuk, dihidangkan kepada kami, tebak-tebakan pun dimulai mendeskripsikan penganan legit itu,sekali lagi Indonesia kaya akan budaya dan khasnya yang unik kawan, murah dan sumringah hingga merindu.Perjalanan dimulai, dengan bis, kami menuju Borobudur,Magelang.Masih banyak debu sisa-sisa meletusnya gunung berapi, tangga-tangga Borobudur kami gapai diteriknya siang itu, pukul 12.00 WIB.Memang tidak salah pernah menjadi 7 keajaiban dunia, bayangkan, batuan yang ditata tanpa bantuan semen masih tetap kokoh sejak dulu, dan kami masih bisa melompat-lompat, berlari dan berfoto tanpa menggeser posisi batu itu sedikitpun, kebersamaan kembali terukir.Prinsip backpacker itu harus hemat kata teman saya, jadilah kami makan siang di salah satu teman yang rumahnya tak jauh dari Borobudur.Kami pun jadi ber 12 sekarang, melanjutkan perjalanan ke Jogja.Berbekal GPS(Gunakan Penduduk Sekitar), kami dapatkan penginapan murah, laki-laki di lantai bawah,kami di atas.

Malam itu, kami merepresentasikan lagu Malioboro-Doel Sumbang, mencicipi nasi kucing dan kopi arang, di angkirngan,ubun-ubunnya Yogyakarta.Sepanjang perjalanan, batik dan pernak-pernik khas Jogja ditambah senyum para pedagangnya pun menyambut kami, kembali merindu.Perjalanan pagi berbekal nasi pecel di perut,bapak tukang becak menghantarkan kami menuju tempat pembuatan bakpia patok 25. Tak boleh dilewatkan, melihat langsung proses pembuatan bakpia itu dari awal hingga dikemas.Selanjutnya ke Gudang Djogja, toko baju khas Jogja, terbesitlah menjadi entrepreneur.

Trans Jogja pun tak ketinggalan kami cicipi menuju keraton Yogyakarta.Di sana, guide kami seorang ibu yang secara detail menjelaskan tiap sudut kraton dengan gaya guyonan beliau,menarik,jiwa kehidupan keraton pun nampak.Usai rumah kesultanan, panas menggiring kami ke Benteng Vredeburg,bayangkan, hanya 750 rupiah tiket masuknya, cukup membuat kami puas melepas lelah dan sesekali berfoto.Serasa benteng sendiri, karena begitu sepi dan luas, mampirlah untuk sekedar membuat tersenyum bapak tua penjaga karcis.Kereta Pramex,menghantarkan kembali ke Purworejo,sebelum berpisah keesokannya.Kami sempat makan mie baso dan durian di malam gerimis itu.Bis membawa saya pulang seorang diri.Kita diciptakan bukan untuk menggantikan,tapi saling mengisi dan melengkapi.Tersedia banyak ruang kosong yang siap diisi dengan memori hangat,kalianlah salah satunya.

4 comments on “Setangkup haru dalam rindu

  1. adi
    January 17, 2012

    jogja, never ending asia.. aku juga pernah ngebolang ke jogja… ayo2 abis reg kita ngebolang ke jogja..

  2. chocolateva
    January 19, 2012

    hayuks kak ^^ mau kemana? huum kmrn abis liat foto2 yg dulu jd kangen…🙂 itu pdhl bisa dibilang dadakan gtu…

  3. adi
    January 21, 2012

    boleh2… liburan yg kedua kali setelah ke tasik bareng.. kita ke pantai baron… katanya sih denger2 pasirnya putih, trus ke grojogan sewu, bagus air terjunnya… nyok2 jadiin🙂

  4. chocolateva
    January 29, 2012

    mention yang lain kak ^^ bentuk panitia dulu😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 2, 2012 by in story and tagged , , , , , .
January 2012
T W T F S S M
« Dec   Feb »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 69,938 hits
%d bloggers like this: