Chocolateva's fruit

try to be usefull person,simplify,share,and smiled ^^

8 pintu surga


380754_457932884274135_1610153101_n

Lurus dengan gagahnya melaju
tanpanya ia tak bisa berjalan
rel sisi kiri dan kanan
bersinergi menopang sederet kewajaran
wajar akan perbedaan tiap gerbongnya
wajar akan kesimetrisan penyangganya
wajar akan tujuan dan penantian
wajar…

Demikian membuatnya sangat lekat
Desing menderu dengan khidmat
hati-hati sangatlah hati-hati
detail dan terperinci
Kereta api…
menginterferensi denotasi dan konotasi

Izinkan kami membukanya………8 pintu surga……..

Hmm…Assalamualaikum πŸ™‚ tak indah jadinya kalau tak saling berbagi ilmu. Pada hakekatnya, ilmu adalah menular dan tertular, belajar dan mengajar, saling mengingatkan. Demikianlah ilmu.

Tepatnya ahad, 17 Februari 2013 kemarin, saya bersama seorang senior hebat, berkesempatan mendulang ilmu beberapa jam di tempat yang khidmat itu, Darut Tauhid. Sepanjang perjalanan, kami meneriaki diri masing-masing,”walau hanya satu jam,sempatkan”
Seolah kami semakin satu frekuensi, aura kami membaur. Kakak yang satu ini sudah saya anggap sebagai saudara, kakak perempuan yang menginspirasi, dengan latar belakang sikap kami yang tidak jauh berbeda.(demikianlah yang saya rasa, dan kami banyak menemukan persamaan dan cletukan sejadinya secara tiba-tiba, geli dengan sikap kami masing-masing, menggelikan dengan segala bentuk kebetulan yang ada.hmm bukan kebetulan, lebih tepatnya sinergi dan interfensi) – Thanks for being my sister, Kania Audrin –

Duduk dan dihadapkan dengan quote yang ditemukan tanpa sengaja, di lembaran buku “Daun berserakan” :
Nabi SAW pernah bersabda :

“Membaca Al Qur’an adalah amalan orang yang cukup kemampuannya, sedekah adalah amalan orang kaya, sedangkan tafakur adalah amalan orang lemah. Dan tahukah kalian amalan yang paling juara? Ialah pencari ilmu. Itulah cahaya hati orang yang beriman, di dunia dan akhirat””Mendengar pelajaran tentang ilmu selama satu jam lebih besar pahalanya daripada bangun shalat malam sebanyak seribu kali”
Demikian halusnya sabda Rasulullah itu menghujam dan tersemat dalam hati kami. Demikian antusias pula ketika ilmu yang akan kami datangi berkisah seputar Rumah Tangga Rasulullah, kajian pra nikah.

Sekilas catatan kecil kami πŸ™‚

Pembicara : Umi Yusuf
Materi kajian pra nikah, DT, 17 Februari 2013
Tema : Rumah Tangga Rasulullah
Sumber materi : Umi Yusuf

Niat

Niat lurus berumah tangga, untuk beribadah kepada Allah, memberi kemaslahatan yang banyak.
– bukan karena kecantikan
– bukan karena harta
– bukan karena kedudukan
– usia tidak menjadi penghambat
– materi tidak menjadi penghambat
“Wanita dinikahi karena 4 hal, karena harta,keturunan, kecantikan dan agamanya.Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu beruntung” (Muttafaq ‘alaih)

saya pun teringat dengan definisi istri sholehah pd buku yang sama “Daun berserakan”
“Istri yang sholehah yaitu mereka yang taat kepada suami, menyenangkan jika dipandang, menjaga harta suami dan kehormatan dirinya tatkala suaminya tidak ada”

Nabi menikahi para wanita mulia karena keshalihannya dan maslahat yang akan diambilnya.
– Ibunda Khadijah seorang janda berusia, dinikahi karena wanita yang baik
– Ibunda Saudah seorang janda berusia, fisiknya besar, dinikahi karena keimanannya
– Ibunda Aisyah dinikahi karena perintah Allah Ta’ala

Akhlak Rasulullah

“Sungguh engkau(wahai Muhammad) berbudi pekerti(memiliki akhlak) yang agung” (Al Qalam : 4)

“Adalah Rasulullah manusia yang paling bagus akhlaknya” (HR Al Bukhari dan Muslim)

“Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya. Dan aku adalah orang yang paling baik diantara kalian terhadap istriku” (HR At Tirmidzi,Ibnu Majah)

1. Rasulullah meringankan kesulitan istrinya
“Beliau biasa membantu istrinya. Bila datang waktu shalat beliau pun keluar untuk menunaikan shalat” (HR Al Bukhari)
2. Rasulullah menghargai istrinya
“Rasulullah mencarikan kalung Aisyah yang terputus saat melawan yahudi Bani Mustaliq,padahal kalung tersebut sangatlah murah, ada yang mengatakan 12 dirham”
“Beliau mengulurkan tirai di dekat unta yang akan ditunggangi untuk melindungi Shofiyah dari pandangan orang. Kemudian beliau duduk bertumpu di sisi unta itu, beliau persilakan Shofiyah untuk naik ke atas unta dengan bertumpu pada lutut beliau” (HR Bukhori)
3. Rasulullah menyenangkan istrinya
“Kisah Rasulullah berlomba lari dengan Aisyah” (HR Ahmad)
Mari belajar untuk mengolah amal dan mengingatkan untuk saling peka.
Pernikahan itu akan membuka 8 pintu surga untuk para istri yang taat kepada suami. Beruntunglah perempuan-perempuan semua, jika engkau mengingat tentang hal ini, Taat kepada suami dengan 8 pintu surga yang Allah bukakan.
Umi Yusuf pun bercerita :
Suatu ketika seroang istri muda memasak nasi goreng. Tak seberapa jadinya nasi goreng itu, wajah nasinya pucat, rasanya tidak karuan, membuat sang suami berkata “saya sudah kenyang”. Bagaimana tidak, sang suami tidak ingin menyakiti sang istri. Namun, wahai para calon istri. Jadikan hal itu sebagai amal, bukan penyakit hati. Sudah tabiat seorang wanita untuk merasa kecewa, ketika proses pembuatan nasi goreng itu sbenarnya dengan penuh kerelaan dan daya juang yang tinggi. Namun bagaimana rasanya jika sang tuan pun tak menghendaki? Mengolah amal, itulah kuncinya. Ingat para calon istri, 8 pintu surga akan dibuka Allah, katakanlah dengan tenang dan syahdu “Kalau abi sudah kenyang, enggak apa-apa, biar umi yang makan” dengan berhiaskan senyum. Betapa indahnya πŸ™‚

Sosok pemimpin dalam keluarga

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka(laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (QS 4:34)

Dalam pernikahan akan ada proses ta’aruf,saling mengenal. Ta’aruf adalah masa mentransfer nilai positif. SAling mengingatkan untuk memenuhi kapasitas ilmu, ilmu agama maupun ilmu pengetahuan dan kehidupan. Saling mengajarkan dan memberi informasi, baik dari rujukan buku, kajian, ilmu, artikel maupun kisah yang berhikmah.

Pemimpin adalah teladan, seseorang yang akan mengawali dan memberi contoh.
Istri adalah pakaian suami, demikian suami adalah pakaian istri.
Akan ada nusyus dalam rumah tangga. Nusyus secara harfiah adalah kedudukan tinggi.
Nusyus istri = istri sedang emosi, suami pun hendaknya meredam
Nusyus suami = suami sedang emosi, istri pun hendaknya meredam
Saling menjaga, saling melengkapi. Cari seribu alasan sebelum bertindak terutama ketika akan marah.

Romantisme Rasulullah

1. Rasulullah memanggil Aisyah dengan panggilan kesayangan : Aisy, Khumairo (pipi yang kemerah-merahan)
2. Aisyah menuturkan
“Suatu ketika aku minum, dan aku sedang haidh, lantas aku memberikan gelasku kepada Rasulullah SAW dan beliau meminumnya dari mulut gelas tempat aku minum. Dalam kesempatan lain aku memakan sepotong daging, lantas beliau mengambil potongan daging itu dan memakannya tepat di tempat aku memakannya” (HR Muslim)
3. Diriwayatkan Aisyah
“Rasulullah pernah mencium salah seorang istri beliau, kemudian berangkat menunaikan shalat tanpa memperbaharui wudhu ” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)
Indahnya sebuah izin dan saling mengizinkan πŸ™‚

Rasulullah menyikapi masalah istri

1. Tenang dan bijaksana
2. Memisahkan hal yang prinsip dan yang tidak prinsip
Sudah tabiat seorang perempuan untuk cemburu, Namun Rasulullah tetap menghargai istri-istri beliau.
– Kisah Aisyah yang memukul tangan Zainab yang mengirimkan makanan untuk Rasulullah di waktu yang belum untuknya
“Perkataan Rasulullah kepada sahabat: Ibu Kalian sedang cemburu”
(Ibu kalian disini adalah Aisyah. Aisyah, ibunda untuk para muslimah, beliau figur istri yang cerdas dan bersahaja)
– Kisah dua istri nabi yang saling mengusapkan makanan ke mukanya (Aisyah dan Saudah)
– Kisah giliran Nabi menginap diantara 2 istrinya saat bersafar

(insyaAllah saya ceritakan di lain waktu πŸ˜‰ to be continued ^^ special edition)

dan akhir kata…

Baitijannati

Konsep Surga dalam rumah tangga yaitu sebaik-baik tempat tinggal adalah yang indah dan menyenangkan untuk ditempati.
1. Rumah yang luas bukan secara denotasi ukuran rumah yang luas dengan segala fasilitasnya. Namun rumah disini adalah hati, luas hati, bagaimana dua insan – suami istri – di dalamnya, membangun ikatan yang indah dan saling menghargai. Istri harus beradaptasi dengan seseorang yang dahulunya bukan siapa-siapa baginya, namun dengan kerelaan, istri harus taat kepada suami. Demikian suami, dia yang dulu bebas, kini mengambil istri sebagai salah satu tanggungannya, tanggung jawabnya. Subhanallah.
2. Menyenangkan untuk ditempati, dengan halusnya budi pekerti suami dan istri. Lekatnya nilai-nilai religius, hidup pun menjadi hidup.

Sekian πŸ™‚

Alhamdulillah, Terima kasih Ya Allah πŸ™‚

Advertisements

2 comments on “8 pintu surga

  1. Yuli
    February 18, 2013

    nice sharing va, πŸ™‚ dtunggu lanjuttannya….va ^_^

  2. IkaAw
    February 22, 2013

    Thanks for sharing, miss zulfah.. I am so glad to read your blog.. awesome! πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 18, 2013 by in Teduh hati and tagged , , , , , , .
February 2013
T W T F S S M
« Jan   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Blog Stats

  • 73,084 hits
%d bloggers like this: